Bupati Haryanto Berikan Masukan Dalam Acara Sosialisasi Penerimaan Siswa Baru

0
7

Pati – Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Pati melakukan sosialisasi ┬átentang Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) tahun ajaran 2019/2020 di Ruang Penjawi Sekretariat Daerah Kabupaten Pati, Rabu (8/5/2019).

Sosialisasi ini masih mengacu pada aturan Permendikbud Nomor 51 Tahun 2018 tentang Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) 2019. Sehingga, dalam pelaksanaannya nanti, pihak sekolah dapat mematangkan proses PPDB tersebut.

Bupati Pati Haryanto dalam sambutannya mengatakan bahwa di wilayah tertentu permasalahan yang sering muncul di jenjang SD yakni persaingan dengan madrasah.

“Jika di Pati Kota, ini yang cenderung berebut murid ialah SD Pati Kidul, SD Ngarus, dan Pati Lor.”Masalah-masalah inilah yang patut diselesaikan lebih awal agar nanti tidak menimbulkan beban, khususnya bagi kepala sekolah.”Itu nanti bisa dirapatkan dengan unsur-unsur yang bersangkutan,” ujar Bupati.

Sedangkan untuk jenjang SMP, sistem penerimaan peserta didik dilakukan berdasarkan beberapa kategori, yakni melalui sistem zonasi, prestasi, serta pindahan.

Penerimaan peserta didik melalui aturan zonasi tidak boleh kurang dari 90 persen dan untuk jalur prestasi serta pindahan maksimal 5 persen.

“Apabila tidak ada pendaftar dari jalur prestasi dan pindahan, maka diambil dari zonasi 100 persen.”

“Jika kemarin sistem zonasi masih terbatas lingkup desa, sekarang lebih luas yaitu dalam lingkup kecamatan,” jelas dia.

Haryanto juga menekankan, dalam sistem penerimaan peserta didik, perlu dilakukan inovasi dan terobosan-terobosan yang tidak menyalahi aturan.

Terutama sekolah-sekolah di wilayah pinggiran harus berpikir bagaimana agar bisa berkembang dan dilirik orangtua siswa.”Semua ini semata-mata demi pemerataan di tiap-tiap sekolah yang ada,” ungkap Haryanto.

Sementara itu, Sekretaris Disdikbud Pati Sariyono menjelaskan, sosialisasi PPDB, selain bertujuan memberi pemahaman tentang petunjuk pelaksanaan sistem penerimaan peserta didik, juga bertujuan untuk menyukseskan program wajib belajar 9 tahun.

Hadir dalam acara sosialisasi tersebut antara lain Ketua Dewan Pendidikan Kabupaten Pati, Ketua PGRI Kabupaten Pati, kepala SMP, pengawas SMP, Korwilcam Bidang Pendidikan, dan pengawas TK serta SD.

BAGIKAN

TINGGALKAN KOMENTAR

Isikan komentar anda
Masukkan nama anda disini