Bupati Haryanto Jadi Irup Dalam Pembukaan TMMD Tahap III DI Desa Kudur Kecamatan Winong.

0
35

Kabarpati.com, Kegiatan TMMD tahap II yang dibuka oleh Bupati Haryanto hari ini bertempat di Desa Kudur, kecamatan Winong, Bupati yang dalam kesempatan itu menjadi Irup dalam upacara Pembukaan TMMD membacakan sambutan Gubernur Jawa Tengah mengatakan bahwa kegotong-royongan merupakan kebersamaan yang harus kembali diteguhkan dalam suatu aksi nyata melalui TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) Tahap III (Reguler 106 dan Sengkuyung IIl) Provinsi Jawa Tengah ditahun 2019.

Untuk program TMMD ini merupakan bagian dari cara merawat dan mengikat kebersamaan masyarakat dalam ikut serta kegotong royongan dalam mengatasi persoalan-persoalan kebangsaan,sudah barang tentu mengatasi kemiskinan dan pengangguran demi untuk mewujudkan pangan dan energi, serta memenuhi kebutuhan dasar masyarakat dan memberantas narkoba, memperkuat semangat nasionalisme dan patriotisme, semua itu tidak mungkin hanya mengandalkan peran pemerintah pusat saja atau TNI/Polri saja, atau Pemerintah Daerah saja.dan melibatkan semua elemen harus bersinergi dan ikut serta bekerjasama dengan rakyat untuk menyelesaikan persoalan-persoalan yang ada.

Sinergitas dan kemanunggalan TNI
dengan rakyat, serta Pemerintah Pusat dan Daerah melalui TMMD seperti inilah menjadi suatu kekuatan yang luar biasa guna untuk memajukan desa, menggali dan mendayagunakan potensi yang ada guna mengatasi berbagai isu persoalan-persoalan terkini.

Gubernur Jawa Tengah melalui sambutan yang dibacakan Bupati Haryanto mengungkapkan keinginannya agar seluruh desa di Jawa Tengah makin maju dan mandiri,kita ingin kehidupan rakyat Jawa Tengah makin sejahtera, jalan dan jembatan makin memadai sehingga
aksesibilitas dan mobilitas rakyat dan barang dari desa ke desa semakin lancar sudah barang tentu sarana prasarana fasilitas umum untuk memenuhi kebutuhan dasar masyarakat juga makin baik, dan juga halnya dengan ketersediaan pangannya. Pangngannya harus tercukupi serta tempat tinggalnya juga layak untuk dihuni atau tempati dan yang tidak kalah penting adalah adanya kesempatan dan ruang-ruang berkreasi untuk masyarakat.

Selain itu, lanjutnya, kreativitas di tingkat desa harus dihidupkan agar potensi desa makin optimal sehingga pada gilirannya masyarakat desa mandiri dan sejahtera kehidupannya.

“Pada prinsipnya masyarakat kita harus betul-betul dapat hidup secara baik, diantaranya sehat, sejahtera, kemiskinan, kebodohan, keterbelakangan harus kita atasi dan kita lawan bersama.Ia juga mengajak segenap pihak untuk melakukan peningkatan sinergitas dan harmonisasi dalam program pengurangan kemiskinan
dan pengangguran yang berdimensi kewilayahan dengan melibatkan berbagai OPD dan dengan strategi pengurangan beban pengeluaran.

Program untuk kesejahteraan masyarakat harus disengkuyung bareng-bareng oleh karena itu ke depan kita harapkan, RTLH perlu ditingkatkan jumlah unit-unitnya, baik melalui stimulan APBN, APBD Provinsi dan Kabupaten/Kota maupun lewat CSR dengan didukung swadaya masyarakat, begitu pula untuk akses jamban masyarakat, menurutnya harus terus diperhatikan dan ditingkatkan dan masyarakat tidak boleh lagi BAB sembarangan. Ajak semua masyarakat untuk berperilaku hidup bersih dan sehat,dan sosialisasikan agar masyarakat juga tidak membuang sampah sembarangan, apalagi di sungai,
perilaku yang tidak sehat dan membahayakan kelestarian lingkungan.

BAGIKAN

TINGGALKAN KOMENTAR

Isikan komentar anda
Masukkan nama anda disini