Bupati Haryanto menyerahkan SK BLUD di Puskesmas Juwana
Bupati Haryanto menyerahkan SK BLUD di Puskesmas Juwana
Bupati Haryanto menyerahkan SK BLUD di Puskesmas Juwana
Bupati Haryanto menyerahkan SK BLUD di Puskesmas Juwana

Kabarpati.com, selasa,10-04-2018

Untuk menekan angka kematian ibu melahirkan, Bupati Pati, Haryanto menghimbau kepada tenaga kesehatan, khususnya bidan desa untuk sering melakukan pemantauan pemeriksaan serta pembinaan kepada ibu hamil yang beresiko tinggi.

Hal tersebut disampaikan Bupati Haryanto kepada para tenaga kesehatan dan bidan desa pada acara penyerahan SK Badan Layanan Umum Daerah (BLUD) di Puskesmas Juwana.

“Pada kesempatan ini saya ingin sampaikan dan juga menghimbau kepada para petugas kesehatan, khususnya Bidan desa untuk menekan angka kematian ibu hamil dan melahirkan, kalau bisa sampai nol persen dengan cara memantau dan memeriksa secara berkala serta melakukan pembinaan kepada para ibu hamil yang beresiko tinggi.” Himbau Bupati Haryanto.

Ditanya tentang jumlah angka kematian ibu melahirkan di Kabupaten Pati, Plt Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Pati, dr.Edi Sulistyono,MM meyampaikan bahwa angka kematian ibu melahirkan dikabupaten Pati pada 2017 kemarin sebanyak 17 orang. Sedangkan untuk tahun ini sampai dengan bulan maret 2018 tercatat ada 3 orang.

“Sampai dengan saat ini kami berusaha maksimal untuk menekan angka kematian ibu melahirkan. Dari data yang kita punya, pada tahun 2017 kemarin tercatat ada sekitar 17 ibu meninggal saat melahirkan. Sedangkan di tahun ini dari bulan Januari sampai dengan Maret tercatat ada 3 ibu hamil meninggal. Semoga sampai akhir tahun tidak ada lagi kematian ibu melahirkan.” Harap Edi Sulistyono.

“Seperti yang diharapkan pak bupati, dengan pemantauan, pemeriksaan dan pembinaan yang baik, angka kematian ibu hamil dan melahirkan dapat kita tekan mendekati nol persen” Pungkasnya.

 

TINGGALKAN KOMENTAR

Isikan komentar anda
Masukkan nama anda disini