CEGAH TIPIKOR, KAJARI PATI GELAR PENYULUHAN PROGRAM JAKSA BINA DESA

0
33
penyuluhan-program-jaksa-bina-desa
penyuluhan-program-jaksa-bina-desa

Kabarpati.com, Rabu,18 Juli 2018

Lakukan tindakan pencegahan tindak pidana korupsi atas penggunaan Dana Desa (DD) dan Alokasi Dana Desa (ADD) Kejaksaan Negeri Pati gelar Penyuluhan Bina Desa yang dihadiri oleh Kepala Desa, Kasi Pembangunan dan Camat se-kabupaten Pati. Dengan narasumber Bupati Pati, Ketua DPRD Pati, Kejaksaan Negeri Pati, Badan Pengaudit Keuangan Provinsi, Inspektorat, Dan Badan Pusat Statistik di ruang Rapat Paripurna DPRD Pati.

Kepala Kejaksaan Negeri Pati, Kusnin SH mengatakan bahwa kegiatan ini dilakukan sebagai upaya pencegahan tipikor atas penggunaan dan pertanggungjawaban DD maupun ADD.

“Pelaksanaan kegiatan pembangunan  dengan menggunakan DD dan ADD harus sesuai dengan mekanisme yang ditentukan oleh pemerintah pusat terutama yang menyangkut administrasi pembuatan laporan pertanggung jawaban (LPJ) agar pengelola DD dan ADD tidak tersangkut tindak pidana korupsi (tipikor).” Ungkap Kajari Pati, Kusnin SH.

Dalam sambutannya Bupati Pati H. Haryanto mengatakan bahwa saat ini pemantauan DD  sangat ketat. Bahkan untuk pelaporannya semakin rumit, tetapi itu tidak bisa menjadi sebuah alasan untuk menyalahgunakan anggaran DD.

“Perlu diketahui, audit penggunaan anggaran saat ini tidak hanya di kedinasan saja, tetapi sampai ke desa-desa, jadi jangan sampai DD itu dipergunakan yang tidak sesuai peruntukannya’’ ujar Bupati Haryanto.

Bupati juga menambahkan, apabila dalam audit ada laporan yang tidak sesuai, maka itu akan menjadi sebuah temuan dan bisa jadi akan menimbulkan sebuah permasalahan. Beliau mewanti-wanti agar penggunaan DD sesuai dengan aturan yang berlaku.

Lebih lanjut, Presiden saat ini sudah menggandeng Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) untuk melakukan pemantauan dan pemeriksaan langsung terhadap penggunaan DD tersebut, jadi tidak ada alasan lagi bagi Kepala Desa untuk tidak taat pada aturan yang ada.

“Oleh itu dengan adanya acara ini diharapkan seluruh kepala desa dan jajaran terkait supaya bisa mengoptimalkan penggunaan anggaran DD dan ADD dan berhati- hati dalam penggunaanya. Karena maksud dan tujuan dengan adanya  DD dan ADD adalah meningkatkan pertumbuhan ekonomi dan kesejahteraan masyarakat desa.” Harap Bupati Haryanto

TINGGALKAN KOMENTAR

Isikan komentar anda
Masukkan nama anda disini