KONVOI KELULUSAN SEKOLAH, TRADISI ATAU IRONI DUNIA PENDIDIKAN

0
36
aksi-pelajar-konvoi-kelulusan
aksi-pelajar-konvoi-kelulusan

Kabarpati.com, Jum’at, 4 Mei 2018

Peringatan Hari Pendidikan Nasional baru saja usai (2/05), banyak pesan yang disampaikan elite Pemerintah Kabupaten Pati tentang pentingnya pendidikan, pendidikan moral, pendidikan karakter, pendidikan mental, pendidikan tanggung jawab semua lapisan dan lain-lainnya.

Tapi baru saja sehari peringatan tersebut, Kamis (3/05) terjadi tragedi yang membuat ironi dunia pendidikan khususnya dunia pendidikan di kota Pati yang terkenal dengan slogan Pati Bumi Mina Tani.

Kejadian tersebut tidak lain adalah tawuran antar pelajar tingkat SMA di Kabupaten Pati. Bertepatan dengan pengumuman kelulusan Ujian Nasional terjadi euforia di kalangan pelajar Kab Pati, seperti menjadi tradisi, konvoi kelulusan merupakan sebuah tradisi atau sebuah kewajiban para pelajar untuk mengungkapkan kesenangan mereka merayakan kelulusan.

korban-tawuran-pelajar
korban-tawuran-pelajar

Tapi ironinya terjadi beberapa kebrutalan pelajar di  beberapa tempat, ada terjadi perkelahian antar pelajar di Jl Gabus – Tlogoayu Km 1 Desa Gabus terdapat satu korban luka dan dilarikan ke rumah sakit terdekat. Dan  tempat lain terjadi penyerangan sekelompok pelajar mendatangi dan melempari gedung sekolah SMA PGRI PATI dan ironinya lokasi tersebut  tidak jauh dari tempat penegak hukum setempat. Dan apakah ini kelalaian penegak hukum yang seharusnya bisa mengantisipasi kejadian tersebut supaya tidak terjadi.

Dari beberapa kejadian yang terjadi bukankah ini sebuah ironi pendidikan yang seharusnya para siswa setelah menempuh pendidikan menjadi seseorang yang bisa mengabdikan dirinya untuk perkembangan masyrakat. Dan yang terjadi malah sebaliknya, mengganggu ketertiban masyarakat.

Apakah ini kegagalan sistem pendidikan kita terutama pendidikan di kota pati, pendidikan yang tujuannya mencerdaskan kehidupan bangsa sesuai amanat UU, hanya menjadi pidato politik para elite – elite pemerintahan di kota pati saat acara pendidikan.

Apapun itu pendidikan harus menjadi sebuah wadah pencetak generasi-generasi penerus bangsa yang  mempunyai budi pekerti luhur sesuai dengan Pancasila yang merupakan Dasar Negara Indonesia.

TINGGALKAN KOMENTAR

Isikan komentar anda
Masukkan nama anda disini