PENGERTIAN PUPUK ORGANIK DAN KLASIFIKASINYA

0
376
Organik Pada Tanaman
Organik Pada Tanaman

kabarpati.com Kamis,13 April 2018

Dalam Peraturan Menteri Pertanian Nomor 70/Permentan/Sr.140/10/2011, pupuk organik adalah  pupuk yang berasal dari tumbuhan mati, kotoran hewan, bagian hewan  atau limbah organik lainnya yang telah melalui proses rekayasa. Pupuk organik dapat berbentuk padat atau cair. Pupuk organik juga dapat diperkaya dengan bahan mineral atau mikroba, yang bermanfaat untuk meningkatkan kandungan hara dan bahan organik tanah serta memperbaiki sifat fisik, kimia dan biologi tanah.

Ada berbagai klasifikasi pupuk organik yang digunakan petani di lapangan. Secara umum pupuk organik dibedakan melalui bentuk dan bahan penyusunannya. Dilihat dari bentuknya ada pupuk organik cair dan padat. Sedangkan dilihat bahan penyusunannya ada pupuk kandang ,pupuk hijau dan pupuk kompos.

a. Pupuk kandang

Pupuk kandang adalah pupuk yang berasal dari kotoran hewan seperti unggas, kambing, sapi dan kerbau. Secara umum pupuk kandang dibedakan dari hewan yang kencing dan tidak kencing. Contoh hewan kencing adalah sapi,kambing dan kerbau.Hewan yang tidak kencing kebanyakan dari jenis unggas seperti ayam,itik dan bebek.

Pupuk kandang dipakai sebagai pupuk dasar tanaman karena ketersediaannya melimpah. Tapi pupuk kandang yang baik harus melalui proses fermentasi yang baik supaya dalam pengaplikasian di lapangan dapat berfungsi dengan baik

Pupuk Hijau
Pupuk Hijau

b. Pupuk hijau

Pupuk hijau merupakan pupuk yang berasal dari pelapukan tanaman. Tanaman yang biasa digunakan untuk pupuk hijau diantaranya dari jenis leguminosa (kacang- kacangan) dan tanamn air (azola). Jenis tanaman ini dipilih karena memiliki kandungan hara khususnya nitrogen yang tinggi serta cepat terurai dalam tanah.

Pengaplikasian pupuk hijau bisa langsung dibenamkan kedalam tanah atau melalui prose pengomposan. Hijaun leguminosa bisa langsung diaplikasikan pada tanah sebagai pupuk. Sedangkan azola bisa langsung digunakan sebagai pupuk dengan cara dibenamkan kedalam tanah saat pengolahan lahan.

Baik tanaman leguminosa maupun azola alangkah baiknya bila melalui tahapan fermentasi supaya unsur – unsur hara dapat terserap tanaman dengan baik.

Pupuk kompos
Pupuk kompos

c. Pupuk kompos

Pupuk kompos adalah pupuk yang dihasilkan dari pelapukan bahan organik melalui proses biologis dengan bantuan organisme pengurai. Organisme pengurai atau dekomposer bisa berupa mikroorganisme atau makroorganisme. Mikroorganisme dekomposer bisa berupa bakteri, jamur atau ketapang. Sedangkan makroorganisme dekomposer yang paling popular adalah cacing tanah

BAGIKAN

TINGGALKAN KOMENTAR

Isikan komentar anda
Masukkan nama anda disini