PENGHARGAAN 10 TOKOH INSPIRATIF OLEH FORUM WARTAWAN PATI (FORWAP)

0
31
Forum wartawan Pati, penghargaan tokoh inspiratif, Bupati Pati
Forum wartawan Pati, penghargaan tokoh inspiratif, Bupati Pati
Forum wartawan Pati, penghargaan tokoh inspiratif, Bupati Pati
Forum wartawan Pati, penghargaan tokoh inspiratif, Bupati Pati

Kabarpati.com, Minggu 15 April 2018

Kabarpati- Serangkaian acara Peringatan Hari Pers Nasional (HPN) Kabupaten Pati Tahun 2018 telah dilaksanakan oleh forum wartawan pati (Forwap).

Halaman Pendopo Kabupaten Pati dipilih  sebagai tempat untuk mengadakan acara puncak Hari Pers Nasional tesebut. Rentetan acara pada malam itu (Sabtu, 14/04/2018) seperti sambutan perwakilan wartawan pati oleh Alman, Sambutan Bupati yang diwakilkan oleh Asisten Setda Sudiyono, kemudian penyerahan penghargaan dan plakat selanjutnya yaitu pagelaran wayang kulit.

Plakat dan penghargaan diserahkan dengan cara simbolis terhadap tokoh inspiratif Kabupaten Pati yang mempunyai peran dan kepedulian terhadap pertanian, pariwisata, budaya dan kesenian, pendidikan, lingkungan, olahraga, kerajinan, dan bidang lainnya Kabupaten Pati.

Inilah tokoh inspiratif yang mendapat penghargaan. Sudargo petani dari Desa Ronggo Jaken sebagai tokoh inovasi pertanian, Krisno, S.Pd warga Desa Slungkep Kayen sebagai inspirator dibidang kepariwisataan, dan kebudayaan di berikan kepada Ki Bowo Asmoro sebagai pengenbang kebudayaan kesenian daerah, dan terkait pendidikan diberikan kepada SMA PGRI 2 Kayen karena masuk kategori sekolah berprestasi yang mendapat juara internasionalyang telah mengirimkan siswanya menjadi juara dalam sektor ilmu pendidikan. Kemudian Kebun bibit Bangsri dengan peduli lingkungan sebagai pembantu penyedia bibit untuk penghijauan diwilayah Pati.

Dari bidang TNI maupun Polri dan ASN pun turut ambil bagian. Tokoh inspiratif ini adalah Pelda Rastam sebagai Babinsa Inovatif yang mampu mengembangkan ternak sapi dan ditularkan pada masyarakat. Yang selanjutnya adalah Christopher Albert S sebagai atlet berbakat di Kabupaten Pati yang meraih juara karate didalam dan luar negeri. Disusul Riyoso, S.Sos yang dikenal sebagai ASN yang kontroversial. Dan yang terakhir diberikan kepada Ratna Septi Anggrehanie sebagai pengrajin kreatif dengan memanfaatkan barang limbah berupa daun sirsak dan batok (Tempurung kelapa).

Penyerahan plakat dan penghargaan dilakukan dengan cara bergantian yang dimulai dari Asisten Setda Sudiyono kemudian Dandim Pati Letkol Arm. Arief Darmawan S. Sos, anggota Dewan Noto Subiyanto dan Kabag Humas Setda Pati Rasiman.

Selanjutnya acara ditutup dengan pagelaran wayang kulit yang dimainkan 4 dalang cilik yang masih duduk di bangku SD dan SMP. Para dalang cilih sangat antusias dan fasih dalam memainkan wayang dan membuat para penonton sangat terhibur.

TINGGALKAN KOMENTAR

Isikan komentar anda
Masukkan nama anda disini