Program E-VI Akan Menjawab Kesulitan Desa

0
301
Bursa inovasi desa kecamatan gembong
Bursa inovasi desa kecamatan gembong

Peningkatan kesejahteraan desa di wilayah Kecamatan Gembong Kabupaten Pati, nampaknya terus menjadi perhatian. Pasalnya, Ada 11 Desa di Kecamatan Gembong memiliki potensi dan daya tarik yang sangat beraneka ragam, dan saat ini terus di dorong untuk melakukan inovasi baik pariwisata maupun oleh makanannya

Camat Gembong Cipto Mangun Oneng saat membuka kegiatan Bursa Inovasi Desa (BID) menjelaskan, Bukan hanya khasanah lokal seperti kopi, jeruk pamelo dan Tape singkongnya yang selama ini menjadi ikon Kecamatan Gembong, tapi untuk desa-desa wilayah Gembong akan melakukan terobosan tekhnologi dengan menggunakan program Elektronic – Village information (E-VI),”E-VI sendiri merupakan aplikasi adminitrasi untuk desa yang akan memudahkan dalam hal pemberkasan data penduduk, pelaporan administrasi maupun dalam hal permintaan surat menyurat.”Kata Mangun kemarin.

Sementara di tempat yang sama, Arif yang merupakan perangkat desa Bermi mengaku bahwa program E-VI merupakan aplikasi yang sangat membantu dalam pembuatan administrasi di desa.”Program ini sangat membantu, sebab apabila ada masyarakat misalnya ingin membuat surat, hanya dengan 1 menit maka surat itu sudah jadi, Itu semua karena dalam aplikasi tersebut sudah terdata semua warganya, sehingga dengan mudah kita mengetahui jumlah warga baik perempuan, laki- laki, bahkan sampai batasan usia.”Jelasnya.

Lebih lanjut Arif mengatakan, Dengan aplikasi tersebut membuat pelaporan tentang semua administrasi di desa menjadi lebih mudah, efektif dan efisien. Aplikasi E-VI menjawab tantangan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Pati yang sedang menggalakan Smart Citynya, terlebih lagi aplikasi E-VI Asli karya buatan anak Pati tepatnya Desa Bermi,”Dengan adanya aplikasi ini memudahkan pelayanan terhadap masyarakat, dan paradigama masyarakat tentang perangkat perangkat desa Gaptek pun bisa hilang, karena aplikasi ini untuk orang awam yang tak mengerti teknologi, sehingga diyakini mudah untuk dipahami dan digunakan, “Tutup Arif.

TINGGALKAN KOMENTAR

Isikan komentar anda
Masukkan nama anda disini