santunan kematian untuk warga kurang mampu di kabupaten pati senilai 1 juta rupiah

0
124
Kepala-Bidang-Rehabilitasi-dan-Jaminan-Sosial-Dinsos-Pati-Rinda-Ardiyani
Kepala-Bidang-Rehabilitasi-dan-Jaminan-Sosial-Dinsos-Pati-Rinda-Ardiyani

kabarpati.com, Selasa, 28 agustus 2018

Pemerintah Kabupaten Pati melalui Dinas Sosial memiliki program santunan kematian bagi masyarakat tidak mampu. Program ini sudah ada dari tahun 2016, dan setiap tahunnya selalu ada perbaikan, baik berupa mempersingkat proses pengajuan maupun mempermudah pengambilan dana bagi ahli waris atau keluaraga yang bersangkutan.

Kepala Bidang (Kabid) Rehabilitasi dan Jaminan Sosial Dinsos Pati, Rinda Ardiyani saat ditemui awak media kabarpati di kantor Dinas Sosial Pati Selasa (28/8/2018) mengatakan, santunan kematian ini dikhususkan untuk warga kurang mampu, program ini disediakan dana 1 milyar diperuntukan bagi 1000 penerima manfaat atau ahli warisnya, berarti per orang dapat menerima santunan senilai 1 juta. Anggaran tersebut berasal dari apbd kabupaten pati  tahun 2018.

Ia menjelaskan,  prosedur seleksi awal program ini menjadi kewajiban pihak desa untuk memilah keluarga yang berhak mendapatkan bantuan. Sedangkan parameter keluarga yang berhak menerima, sesuai dengan pedoman dari Kementerian Sosial.

“Jadi kami bisa melihat rumah bersangkutan lewat foto yang dikirimkam. Meski, sekarang ini untuk kriteria seperti rumah atap rumbia sudah tidak ada. Sehingga, parameter yang kita gunakan adalah keluarga tidak mampu dalam memenuhi kebutuhan sehari-hari,” jelasnya.

Adapun proses pengajuannya, Dinsos membuat dokumen pengajuan secara digital yang disampaikan pada tiap kecamatan. Nantinya diteruskan ke tiap desa sehingga masyarakat juga bisa mengakses.

“Sebab prosedur pengisian dokumen ini cenderung mudah. Tinggal mengisi nama, alamat serta melampirkan dokumen fotocopi Kartu Keluarga (KK) dan foto rumah penerima.

Sedangkan untuk pengambilan dananya Dinsos juga bekerja sama dengan pihak perbankkan sehingga penerima santunan tidak usah membuat rekening hanya cukup menunjukkan kode virtual account dari pihak perbankkan.” ungkapnya.

Rinda mengungkapkan, sampai saat ini sudah ada sekitar 408 penerima santunan yang sudah dicairkan, melaui dua tahap yaitu tahap pertama 184 dan tahap kedua 224 penerima bantuan. Program ini merupakan salah satu program pemerintah yang bertujuan untuk meringankan beban keluarga ahli waris yang kurang mampu.”pungkasnya.

TINGGALKAN KOMENTAR

Isikan komentar anda
Masukkan nama anda disini