Usai Gerebek Kepala Desanya, Warga, Wedusan Gelar Aksi di Pendopo, Tuntut Kepala Desanya Mengundurkan Diri

0
27
Aksi Demo Warga Wedusan Di Depan Pendopo Kab. Pati
Aksi Demo Warga Wedusan Di Depan Pendopo Kab. Pati

Kabarpati.com, Rabu, 18 Juli 2018

Setelah senin, 16 Juli 2018 kemarin warga desa Wedusan kecamatan Dukuhseti berhasil menggerebek Kepala Desanya berinisial M (55th), hari ini ratusan warga Wedusan menggelar aksi demo di Pendopo Kabupaten Pati, menuntut Kepala Desa Wedusan di copot atau mengundurkan diri. Masyarakat desa Wedusan menilai apa yang dilakukan oleh Kepala Desanya tersebut telah mencoreng nama baik desa Wedusan.

Dalam orasinya peserta aksi demo menutut agar M mengundurkan diri atau di copot dari jabatannya sebagai kepala desa Wedusan karena dinilai telah mencoreng nama baik desa Wedusan, selain itu warga juga menilai kepala desanya tidak transparan dalam mengelola dana desa serta kurang baik dalam melayani masyarakat.

“Kami mewakili masyarakat Desa Wedusan menuntut kepala desa kami, berinisial M agar mundur dari jabatan. Dia sangat mencoreng desa kami. Perbuatannya sangat memalukan, apalagi saat melakukan hal tidak senonoh tersebut dia juga memakai kendaraan dinas.” ungkap Jasman, Koordinator Lapangan peserta aksi demo.

Selain itu, Jasman juga membeberkan alasan lain mengapa M harus segera dicopot.”Selain perbuatan asusila yang dilakukan oleh Kepala Desa kami, Selama dia menjabat, kami menilai kinerja Kepala Desa kami kurang baik, mulai dari pelayanan masyarakat serta penggunaan dana desa yang tidak transparan.” Ungkap Jasman.

Setelah sekitar 1,5 jam menggela aksi dan orasi, perwakilan pendemo akhirnya diterima oleh pihak pemda yang diwakili oleh Asisten I bidang Pemerintahan, Sudiyono, yang di dampingi oleh Kabag Humas, Rasiman, Camat Dukuhseti dan perwakilan dari Satpol PP untuk melakukan audiensi di ruang rapat ‘Kembangjoyo’ Setda Pati.

Saat menerima perwakilan peserta aksi Assisten I Pemerintah, Sudiyono mengatakan bahwa pihak pemerintah kabupaten Pati tidak bisa serta merta memberhentikan begitu saja Kepala Desa Wedusan karena ada mekanisme dan aturan yang harus di jalankan.

“Kami tidak bisa serta merta memberhentikan begitu saja Kepala Desa Wedusan karena dugaan perbuatan seperti yang disangkakan oleh peserta aksi, karena ada mekanisme dan aturan dan mekanismenya. Kalau Kepala Desa tersebut telah diproses secara hukum dan sudah inkrah dalam arti sudah memiliki kekuatan hukum tetap atau secara suka rela mengundurkan diri, maka kami siap untuk memprosesnya.” Terang Sudiyono.

“Menanggapi dari tuntutan peserta aksi, kami sudah memerintahkan pak Camat Dukuhseti untuk melakukan langkah-langkah guna menangani permasalahan ini.” Ungkap Sudiyono.

Usai melakukan audiensi, para peserta demo akhirnya membubarkan diri dengan pengawalan dari pihak kepolisian.

TINGGALKAN KOMENTAR

Isikan komentar anda
Masukkan nama anda disini